“Sudah ada delapan angkot yang terpasang stiker judi online langsung kami copot. Selain dicopot iklannya, para sopir angkot pun kami bina agar tidak melakukannya lagi,” tegasnya.
Sementara itu, sopir angkot di Sukabumi AK (35) mengaku dari informasi yang diterimanya, setiap angkot yang mau memasang iklan situs judi online ditawari bayaran sekitar Rp90 ribu.
Tarif itu untuk satu bulan, asal mau dipasang iklan judi online. “Iya, saya juga sempat ditawari, tapi gak ikut-ikutan, takut malah bermasalah,” ungkapnya. (ris)




