Untuk itu, Dandi mengimbau kepada masyarakat terutama pengguna kendaraan roda empat untuk bersabar dan mendukung upaya pemerintah dalam memulihkan infrastruktur yang rusak.
“Mohon dukungan dari masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, sementara kendaraan roda empat tidak melintasi jembatan Bojongkopo yang masih dalam kondisi tidak aman,” ucapnya.
Sementara itu, Tati (45) salah seorang warga Loji, mengatakan sejak amblasnya pada bagian ujung Jembatan Bojongkopo telah menyebabkan kesulitan bagi warga, terutama yang menggunakan kendaraan roda empat melintas. Ia berharap jalan alternatif bisa segera selesai agar aktivitas warga sekitar yang menggunakan kendaraan roda empat tidak terganggu.
“Selain itu, kami juga berharap perbaikan jembatan bisa dilakukan secepat mungkin. Tapi mudah mudahan dengan adanya jalan alternatif mobilitas warga dapat kembali normal dan aktivitas ekonomi di wilayah Simpenan tidak terganggu lebih lama,” singkatnya. (ndi/d)






