Hari Ini, Puncak Arus Mudik Lebaran Dimulai

Kendaraan pemudik mulai padati jalur Nagreg (ist)

RADARSUKABUMI.com – Puncak arus mudik lebaran 2019 diprediksi terjadi pada hari ini, Jumat (31/5/2019). Sejumlah persiapan dilakukan agar arus mudik berjalan lancar.

“31 Mei puncaknya,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Bacaan Lainnya

Gelombang arus mudik sudah mulai terjadi sejak kemarin. Sistem satu arah di tol Trans Jawa dari mulai Cikampek hingga Brebes Barat. Hari ini one way diberlakukan mulai pukul 06.00 WIB untuk mengantisipasi pemudik yang berangkat setelah sahur.

Hari ini adalah hari terakhir operasional kantor dan instansi pemerintah. Besok sudah dimulai libur akhir pekan dan berlanjut dengan cuti bersama dan libur lebaran, 3 Juni – 9 Juni 2019.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk juga memprediksi puncak volume arus mudik yang melintas di Gerbang Tol Palimanan Utama terjadi pada hari ini atau H-5 Idul Fitri 1440 H. Mereka juga memperkirakan kenaikan volume kendaraan naik 12 persen dibanding tahun lalu.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri mengatakan, hari ini memang kepadatan pemudik namun diperkirakan belum puncaknya.

Polri sendiri baru memprediksi puncak arus mudik lebaran 2019 terjadi pada Minggu (2/6) atau hari H-3 lebaran. Lebaran diperkirakan jatuh pada Rabu (5/6).

“Walaupun pemerintah memberikan libur nasional dan cuti bersama yang panjang, tetapi puncak mudik adalah H-3 Lebaran,” kata Refdi di Cikampek, Jawa Barat, Kamis (30/5) dikutip dari Antara.

Sebaliknya, untuk arus balik Refdi memprediksi puncaknya bakal jatuh H+3 Lebaran atau Sabtu, 8 Juni 2019. Pada puncak arus balik, sekitar 22,4 persen dari pemudik diperkirakan akan kembali ke kota tinggalnya.

Kemarin, Korlantas Polri mencatat jumlah kendaraan dari arah Jakarta yang mudik menggunakan Tol Trans Jawa menuju arah timur pada Kamis atau H-6 Lebaran mencapai lebih dari 32 ribu kendaraan.

“Normalnya 23 ribu hingga 25 ribu kendaraan (per hari). Sekarang jauh dari itu. Itu belum dihitung sampai 24 jam. Kita lihat pergerakannya sampai besok pagi pukul 06.00,” kata Refdi.

Pihaknya menilai bahwa pemberlakuan sistem satu arah atau one way di tol sangat membantu mengurai kepadatan arus kendaraan yang mengarah ke timur.

Sistem satu arah atau one way telah mulai diberlakukan sejak Kamis pukul 08.00 hingga pukul 21.00 WIB. One way diberlakukan mulai kilometer 70 Cikampek Utama hingga kilometer 263 Brebes Barat.

Waktu pelaksanaan one way mulai dari 30 Mei hingga 2 Juni 2019. Namun, untuk hari ini pelaksanaan One Way dimulai lebih cepat yakni sejak pukul 06.00 WIB.
Untuk musim arus balik pada 8 Juni sampai dengan 10 Juni 2019, sistem one way mengarah ke Jakarta diberlakukan mulai kilometer 263 Brebes Barat menuju kilometer 70 Cikampek Utama.

(Antara/izo/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.