Golkar Tunggu Hasil Survey Untuk Tentukan Parpol Koalisi

  • Whatsapp

SUKABUMI – Partai Golkar memilih untuk  lebih bersikap hati-hati menentukan setiap pergerakan politiknya menghadapi Pilkada Kota Sukabumi 2018.  Partai berlambang pohon beringin tersebut lebih mengedepankan hasil survey dalam memilih partai politik yang akan dijadikan mitra koalisinya.

“Ada baiknya jika kami harus menunggu hasil survey terlebih dahulu dalam membangun koalisi. Supaya keputusan politik yang kami ditempuh kelak akan lebih rasional dan berkwalitas. Ini semua semata-mata demi kemajuan Kota Sukabumi kedepannya,” ungkap Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi Jona Arizona, Jumat pagi.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Jona pasca terbitnya SK DPP Partai Golkar tentang penetapan dirinya menjadi bakal calon walikota atau bakal calon wakil walikota, terdapat sejumlah strategy politik yang harus dijalankannya. Salah satunya melaksanakan survey kelayakan partai politik menjadi mitra koalisi Partai Golkar.

“Surveynya dilaksanakan melalui dua metode, yakni oleh pihak eksternal dengan melibatkan lembaga independen serta survey yang dilaksanakan oleh internal partai. Mudah-mudahan sebelum akhir bulan nanti sudah terlihat hasilnya,” katanya.

Selain dilandasi hasil survey, penentuan partai politik koalisi juga akan dipengaruhi oleh perkembangan suhu serta peta politik hingga beberapa bulan kedepan. Terlebih lagi belakang ini Partai Golkar masih tetap intens melakukan penjajagan dengan sebagian besar partai politik, seperti PDI Perjuangan, Hanura, Gerindra serta partai lainnya.

Sementara itu untuk menentukan figur kandidat yang akan dijadikan pendamping bagi Jona Arizona, pola yang dimainkan Partai Golkar berupa turun kebawah untuk mendengarkan langsung aspirasi warga,” Untuk masalah figur yang akan dijadikan pasangan, kami lebih cenderung untuk mendengar langsung dari warga. Sebab mereka sudah bisa menilai fugur siapa saja yang sangat layak untuk mendamping pencalonan saya,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD kota Sukabumi ini.

Jona memastikan pada pertengahan November nanti, Partai Golkar sudah mendapatkan seluruh persyaratan untuk maju menjadi peserta pilkada, mulai dari partai koalisi hingga bakal calon pasangannya. “Targetnya semua tahapan sudah harus rampung pada pertengahan November mendatang. Dengan demikian, pada awal tahun 2018 Partai Golkar tinggal melangkah saja untuk memastikan menjadi peserta pilkada,” tandasnya. (Toni)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *