“Selain mengakibatkan pohon tumbang, juga di Babakan Jampang Cisarua tejadi longsor. Kalau melihat data yang ada, kerusakan rumah kebanyakan terjadi di RW 11. Dimana, kerusakannya mencapai 33 unit rumah. Tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tambahnya.
Menyikapi kejadian ini, BPBD Kota Sukabumi menerjunkan sebanyak 12 personel untuk melakukan evakuasi dan melakukan penghitungan kerugian serta mengetahui bantuan apa saja yang dibutuhkan korban bencana alam tersebut.
“Dalam penanganan ini, kami juga berkoordinasi dengan Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Polri, TNI dan Tagana. Adapun penangananya, pohon tumbang terutama yang menghalangi akses jalan ditangani dengan dilakukan pemotongan untuk membuka akses jalan tersebut serta membersihkan puing reruntuhan,” lanjut Imran.
Tidah hanya itu, BPBD juga sudah memberikan bantuan berupa terpal kepada korban yang rumahnya mengalami kerusakan baik ringan, sedang, maupun berat. “Kami minta warga bisa lebih waspada memasuki musim hujan ini, terutama bagi yang memiliki rumah dipinggir sungai maupun berdekatan dengan tebing,” imbaunya.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi sudah mengintruksikan jajaran camat, lurah dan BPBD Kota Sukabumi untuk mengantisipasi hal tersebut.
“Tadi langsung ketika hujan, sudah diperintahkan kepada lurah dan camat untuk bersiapsiaga, termasuk BPBD. Jadi antisipasi dengan kondisi terburuk yang mungkin saja terjadi. Alhamdulilllah semuanya sigap, cepat, sehingga penanganan di beberapa ruas jalan juga cepat teratasi,” singkatnya. (bam/t)




