Gawat, APBN Defisit Capai Rp 45,7 Triliun, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani (Dok. Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Sri Mulyani menambahkan, adapun belanja negara sebesar Rp 145,8 triliun. Belanja negara terdiri dari belanja kementerian atau Lembaga (K/L) sebesar Rp 48 triliun, belanja non K/L Rp 46 triliun. Kemudian transfer ke daerah Rp 50,3 triliun dan dana desa Rp 800 miliar.

Bacaan Lainnya

Dengan pendapatan Rp 100,1 triliun dan belanja Rp 145,8 triliun, maka defisit APBN pada Januari 2021 sebesar Rp 45,7 triliun.

“TKDD menurun namun breakdown-nya dana desa melonjak tinggi Rp 800 miliar dibanding Rp 300 miliar tahun lalu ini sekali lagi untuk mendukung rakyat kita melalui BLT desa,” pungkasnya.(Rom/jpg)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *