Camat Simpenan, R. Ade Akhsan Bratadiredja, turut mengonfirmasi kejadian tersebut berdasarkan informasi yang diperoleh dari kepala desa setempat.
Menanggapi hal ini, ia segera menginstruksikan Opsiga (Operator Sistem Informasi Gender dan Anak) untuk berkoordinasi dengan dinas terkait demi memastikan penanganan lebih lanjut terhadap korban.
“Pagi ini saya sudah menginformasikan langsung kepada Kepala Dinas DP3A. Rencana hari Rabu (4/5/2025), tim akan turun ke lapangan,” tambahnya.(ndi/d)






