Fenomena Pasang Laut Bikin Panik Wisatawan Pantai Cipatuguran Sukabumi

  • Whatsapp
Fenomena alam pasang laut yang sempat terjadi di Pantai Cipatuguran, Kabupaten Sukabumi

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Fenomena alam pasang laut yang naik secara signifikan menggegerkan warga dan wisatawan Pantai Cipatuguran, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (30/12/2020). Peristiwa inipun sempat diabadikan lewat video yang kini viral di media sosial jejaring Sukabumi.

Dalam video tersebut, tampak air laut naik dan merembet ke bibir pantai. Sontak saja para wisatawan yang sedang menikmati panorama pantai dibuat kocar-kacir dan ketakutan atas peristiwa tersebut. Bahkan Aldi (30), salah seorang wisatawan sempat mengira akan terjadi tsunami.

Bacaan Lainnya

“Tiba-tiba air laut pasang, naik gitu. Saya takut dong. Sempat mengira tsunami. Tapi ada warga sekitar yang bilang ini fenomena biasa, cuma air laut pasang saja,” kata Aldi kepada media.

Sementara itu, Kepala Operasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepuloh mengatakan, awal mula air pasang ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, puncak ketinggian gelombang pasangnya terjadi sekira pukul 20.00 WIB.

“Tidak ada kerusakan dan menarik bangunan. Jadi air naik sampai mendorong pasir dari laut ke permukaan hingga pasir itu menumpuk di ruangan warung,” kata Asep kepada Radar Sukabumi, Rabu (30/12).

Saat ini, kondisi air masih permanan atau pasang serta air laut masih bergelombang di depan warung. Menurutnya, kejadian tersebut masih dinilai nornal. Hanya saja, ketinggian air atau gelombang ombaknya berbeda dengan biasanya.

“Jadi secara gerakan memang normal, tidak ada gerakan atau badai apa,” bebernya.

Masih kata Asep, biasanya apabila air pasang normal, akan terjadi sampai enam jam air bergelombang pasangnya. Setelah itu, enam jam lagi air laut akan kembali surut.

“Nah, nanti enam jam lagi pasang dan enam jam kedua surut lagi. Jadi 1x 24 jam itu, 2 kali pasang dan 2 kali surut. Bisanya nornalnya seperti itu. Namun, yang jelasnya ini pun sekitar jam 1 atau jam 00.00 WIB, kemungkinan mulai surut lagi,” pungkasnya. (Den/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *