Dua Siswi MA Tarbiyatul Falah Sukabumi Ditabrak Sepeda Motor

  • Whatsapp

RADARSUKABUMI.com, SUKABUMI – Malang nian nasib kedua orang siswi MA Tarbiyatul Falah Sukabumi, Jl Selabintana ini. Rima Firdayanti dan Mutia Nurhabibah menjadi korban kecelakaan lalu lintas pada hari ini, Senin (10/12/2018).

Kedua korban pun langsung mendapatkan pertolongan oleh warga sekitar, para siswa MA Tarbiyatul Falah dan guru-guru. Tampak Rima dan Mutia tak mampu menahan sakit sehingga terus menerus menangis dan meringis.

Bacaan Lainnya

Arif Hidayat, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) MA Tarbiyatul Falah mengatakan, kedua siswinya itu ditabrak saat akan menyebrang yang lokasinya tepat di depan kantor Gedung Graha Pena Radar Sukabumi. Kedua siswi itu, jelas Arif, ditabrak oleh dua sepeda motor dari arah batas kota menuju Selabintana.

“Kronologinya, kedua siswi saya ditabrak dua sepeda motor dari arah bawah ke atas dengan kecepatan yang cukup tinggi,” kata Arif kepada Radarsukabumi.com.

Arif menyebutkan, dua orang pengendara sepeda motor itu adalah Fahmi Rizziq, siswa SMK Pasim dan seorang pria berusia 40-an tahun yang identitas belum diketahui. Fahmi sendiri berboncengan dengan teman satu sekolahnya yaitu Mizar Lubis.

“Jadi, menurut kesaksian para saksi, si anak-anak (siswa SMK Pasim) dan bapak ini mau ke arah atas. Nah ternyata ada angkot lagi nurunin penumpang, kata para pelaku mereka gak lihat ada siswi saya nyebrang karena kehalangan mobil angkot,” paparnya.

Namun, jelas Arif, sebelum Rima dan Mutia ditabrak, motor yang dikendarai Fahmi terlebih dahulu mengenai sepeda motor milik pria yang dalam kasus ini disebut ‘si bapak’. Dikarenakan kendaraan yang dipacu dengan kecepatan cukup tinggi, sehingga insiden itupun tak terhindarkan.

“Kondisi Rima dan Mutia mengalami cidera pada kaki. Saat ini sedang dibawa ke klinik terdekat. Gak berdarah, tapi kayaknya luka dalam, memar gitu,” ungkap Arif.

Fahmi dan Mizar pun sempat diamankan oleh pihak MA Tarbiyatul Falah untuk dimintai pertanggung jawabannya. Sepeda motor pelaku juga ditahan sebab si pembonceng, Fahmi tak memiliki surat-surat berkendara seperti SIM (Surat Izin Mengemudi).

“Motornya yang nabrak lagi ditahan soalnya mereka tidak punya surat-surat, gak punya SIM,” kata Arif.

Masih di lokasi yang sama, Fahmi sendiri mengaku siap bertanggung jawab kepada Rima dan Mutia. “Saya siap bertanggung jawab,” kata Fahmi.

(cr5/izo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *