Dua Pakar Pendidikan Tampil di Seminar Bahasa Indonesia

  • Whatsapp

UKABUMI — Sejumlah mahasiswa Program Studi (Prodi) Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menggelar seminar pendidikan. Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar SMP dan SMA se-Kota maupun Kabupaten Sukabumi.

Seminar yang akan dijadikan kegiatan rutin tahunan ini menghadirkan sejumlah pemateri yang berkompeten di bidangnya. Seperti antara lain Ketua Persatuan Guru Indonesia (PGI) Prof. Dr. Djaali dan Guru Besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) Dr Rahayu Surtiati Hidayat.

Bacaan Lainnya

Menurut Ketua Prodi Bahasa Indonesia Deden Ahmad Supendi seminar yang diikuti oleh 250 orang pelajar ini akan berlangsung hingga tiga hari kedepan. Selain menyajikan pembahasan materi, kegiatan ini juga akan diwarnai sejumlah acara kemeriahan seperti pembuatan cerpen, puisi hingga kabaret.

“Tema dari acara ini adalah Peran pembelajaran Bahasa indonesia terhadap pembinaan akhlak anak bangsa. Kami berharap, hasil dari seminar tersebut bisa merubah karakter anak bangsa, termasuk akhlak yang sudah menunjukan adanya penurunan,” jelas Deden.

Menurutnya, Bahasa Indonesia merupakan hal yang penting sebagai bahasa pemersatu Indonesia yang terdiri dari beragam suku. Namun sayangnya, penggunaan dan penguasaannya belum optimal, termasuk di kalangan akademik baik siswa maupun guru.  Disamping masyarakat juga perlu menguasai Bahasa Indonesia. Masyarakat juga perlu mempelajari berbagai bahasa, karena bahasa adalah komponen vital dalam bersosialisasi.

Sementara itu Sekertaris Daerah Kota Sukabumi, Hanafi Zain memaparkan bahasa adalah gambaran atau refleksi dari kehidupan, dimana bahasa merupakan perwujudan atau ekspresi kehidupan seseorang, masyarakat, begara dan bangsa.  “Bahasa yang santun adalah representasi dari masyarakat yang berbudaya,” paparnya.

Sebaliknya, bahasa masyarakat yang kasar merupakan ekspresi dari masyarakat yang kurang beradab. Sebeb, kredibilitas seseorang dapat dilihat dari bahasannya. “Karena itu pentingnya menggunakan bahasa baik, santun dan benar. Hal ini salah satunya untuk meningkatkan pemahaman Bahasa Indonesia yang baik terhadap para pelajar,” pungkasnya. (Cr16)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *