Dengan perolehan 10 kursi DPD Partai Golkar otomatis menjadi partai pemenang pemilu dan menggeser kursi Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya dipegang Partai Gerindra. Namun Budi Azhar menegaskan partai belum menentukan siapa yang akan menjadi Ketua DPRD dari 10 kandidat itu.
“Kalau itu kan ada mekanismenya, di Partai Golkar itu ada mekanismennya, nanti partai yang akan menentukan, dengan perolehan kursi tertinggi itu sebagai satu catatan saja, tetapi yang menentukan semua itu partai,” jelasnya.
Ia kembali mengulang, Partai Golkar ada peraturan organisasi dan juklak Juknis, kalau tidak dirubah itu juklak juknis bahwa DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dan berlaku tiap daerah se Indonesia bahwa tingkat kabupaten kota, provinsi ini hanya mengusulkan nama.
“Lalu nanti DPP yang akan mengeluarkan surat keputusan siapa yang akan ditunjuk menjadi pimpinan di setiap kota/ kabupaten,” tandasnya.
Terpisah, Ketua DPD PKS Kota Sukabumi, Abdul Fatah menambah, untuk menentukan Ketu DPRD saat ini masih proses pengajuan ke DPW. Menurutnya, semua calon ketua yang diajukan ke DPW sama sama kuat dan berpeluang menjadi pimpinan legislatif.
“Belum saat ini masih proses pengajuan ke DPW. Nanti disampaikan kalau sudah ada. Sama sama kuat,” singkatnya. (ris/d).






