Diguyur Hujan, Rumah Warga di Sriwidari Ambruk, Sejumlah Daerah Longsor

Sejumlah petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan evakuasi bencana

SUKABUMI — Dalam beberapa hari terakhir ini, hujan dengan instensitas tinggi mengguyur Kota Sukabumi. Akibatnya, sejumlah daerah mengalami bencana longsor. Dari data yang tercatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terdapat tiga titik lokasi kejadian yakni, di Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang. Selain itu, bencana longsor juga terjadi di Perum Gading Kencana, Kelurahan Gunungpuyuh dan Kelurahan Sriwidari.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani menjelaskan, bencana tanah longsor yang terjadi di Jalan Pelabuhan II ini menggerus dingding rumah milik Mahpudin hingga mengakibatkan jebol dan mengakibatkan kerugian sebesar Rp 30 juta.

Bacaan Lainnya

“Peristiwa tanah longsor ini, akibat hujan deras yang terjadi sejak siang hari. Saat ini korban mengungsi ke rumah keluarganya karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan, sementara material longsor sudah kami tangani bersama warga sekitar,” jelas Imran kepada wartawan, Rabu (21/10).

Lanjut Imran, bencana serupa juga terjadi di Perum Gading Kencana material longsor menyebabkan bangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan gorong-gorong dengan tinggi sembilan meter ambruk, akibat kejadian itu jalan disekitar lokasi tidak bisa dilalui roda empat.

“Ini merupakan longsor susulan, sementara jalan yang berada diatas TPT terancam ambruk, dan kami sementara memasang karung berisi batu dibantu oleh warga dan karang taruna untuk mengantisipasi ambruk,” paparnya.

Imran menambahkan, selain longsor, rumah milik Kina Herlina yang dihuni empat orang di Kelurahan Sriwidari ambruk. Kondisi tersebut lantaran tak kuat menahan derasanya hujan dengan intensitas tinggi. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kondisi rumah itu Rutilahu, taksiran kerugian 10 juta sementara masih layak dihuni,” pungkasnya. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan