Di Kota Sukabumi, Asesmen Nasional Berbasis Komputer Paket C Dipantau Disdikbud

  • Whatsapp
Paket C Disdikbud-Kota-Sukabumi
AKTIF: Sekretaris Disdikbud Kota Sukabumi, Yemmy Yohanni saat mengunjungi PKBM Cemerlang.

SUKABUMI  – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi memantau hari pertama pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang dilaksanakan pada Program Pendidikan Kesetaraan Kelompok Belajar (Kejar) Paket C (setingkat SMA), Selasa (21/9/2021).

Sekretaris Disdikbud Kota Sukabumi Yemmy Yohanni mengatakan, pelaksanaan ANBK pada peserta Program Paket C berjalan lancar, lantaran sebelumnya para peserta didik sudah melaksanakan simulasi ANBK terlebih dahulu.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Yemmy, para peserta Program Kejar Paket C ini untuk pertama kalinya mengikuti AN yang diselenggarakan Disdikbud Kota Sukabumi. AN sendiri merupakan program pemerintah sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) sebagai syarat kelulusan.

Adapun ANBK Program Kejar Paket C tahun ini diikuti 496 orang peserta dari 13 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yaitu PKBM Al Inayah, PKBM Ummi Kulsum, PKNM Cemerlang, PKBM Al Irsyadiyah, PKBM Hidayatul Mualimin, PKBM Mandiri, PKBM Ghidaul Athfal, PKBM Ibadurrahman, PKBM Bhakti Pertiwi, PKBM Bahrul Ulum, SKB Kota Sukabumi, PKBM Al Amien dan PKBM Pemuda Pelopor.

“Untuk pelaksanaannya mereka di tempatnya masing-masing karena sarana dan prasana mereka sudah siap, hanya untuk pelaksanannya di bagi beberapa sesi ada yang dua sesi ada juga dibagi tiga sesi. Pelaksanannya dilaksanakan secara tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat,” ucap Sekretaris Disdikbud Kota Sukabumi, Yemmy Yohanni kepada Radar Sukabumi, Rabu (22/9/2021).

Perempuan ramah ini menuturkan, para peserta ANBK Paket C dijadwalkan menempuh ANBK selama tiga hari yang dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada  20–21 September 2021 gelombang 1, dan  22–23 September untuk pelaksanaan gelombang  II.

“Untuk SMP/MTs dan Paket B kita mulai pekan sepan di bulan Oktober 2021,” imbuhnya.

Ia pun berharap seluruh jenjang pendidikan di Kota Sukabumi sudah harus siap untuk pelaksanakan ANBK baik dari sarana dan prasarananya.

Yemmy menghimbau agar peserta teruta siswa tidak perlu khawatir soal ANBK, sebab ANBK hadir dengan tujuan untuk melihat  sampai sejauhmana kompetensi siswa itu sendiri.

“Praktiknya sama saja seperti UN kita mengisi soal-soal yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan, hanya ANBK ini tidak ada lulus dan tidak lulus sedangkan kalau UN itukan ada batas nilai kelulusannya,” jelasnya.

AN adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

AN perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid.

Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan. Misalnya kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan Pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu).

“Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan dinas pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran,” pungkasnya. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *