Meski belum ada laporan warga mengungsi massal atau korban jiwa, kerugian materiil mulai terlihat. Sejumlah jalan rusak dan bangunan warga terancam, termasuk di Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat.
BPBD Kabupaten Sukabumi menginstruksikan seluruh petugas P2BK untuk siaga 24 jam. Kebutuhan mendesak berupa alat berat, chainsaw, terpal, dan material bangunan telah dipetakan untuk segera didistribusikan.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di tebing dan bantaran sungai, agar tetap waspada. Jika hujan turun lebih dari dua jam dengan intensitas tinggi, segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat aman,” tutup Daeng.(den/d)




