SUKABUMI — Dalam beberapa hari kondisi cuaca di kabupaten Sukabumi khususnya di wilayah pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya terjadi cuaca ekstrim angin kencang dan juga ombak besar atau tinggi.
Menyikapi hal tersebut, kasatpol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, mengimbau para nelayan untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi di perairan wilayah Palabuhanratu, kabupaten Sukabumi dalam beberapa hari ini.
Meski menurut Tenda Sukendar hingga saat ini belum ada laporan dampak terkait cuaca ekstrem tersebut, perahu nelayan tenggelam ataupun terjadi kecelakaan di laut yang menimbulkan korban jiwa, namun begitu para nelayan dapat memahami dengan kondisi cuaca yang saat ini terjadi.
“Jadi sampai saat ini belum ada dampak dari angin ataupun yang tenggelam perahu atau pun nelayan mengalami kecelakaan di laut, sampai saat ini belum ada laporan,” ujar Tenda.
“Kondisi ombak sendiri ketinggian mencapai 2,5 sampai 3 meter, dan ombak laut dalam kondisi pasang, dengan angin yang terjadi cukup kencang, juga arus kuat,” imbuhnya.
Untuk itu Tenda menegaskan, terus menghimbau kepada para nelayan ataupun kepada masyarakat yang di bantaran pesisir pantai untuk selalu berhati hati dan waspada terlebih di malam hari bila tidur tidak terlalu nyenyak dikhawatirkan terjadi banjir rob.
“Dan bagi nelayan kami menganjurkan untuk tidak memaksakan melaut dalam kondisi cuaca yang ekstrim ini atau barat ini,” terangnya.
“Kami juga telah menginstruksikan para personel untuk melakukan sambang ke para nelayan dengan menyampaikan himbauan untuk berhati hati dan tidak memaksakan diri melaut,” sambungnya.
Tidak hanya itu, lanjut Tenda, tidak bosan bosan terus untuk menghimbau wisatawan yang berkunjung ke area pantai atau pesisir untuk selalu mematuhi rambu rambu yang ada dan yang sosialisasikan para personel dilapangan, maupun petugas balawista.






