Selain kuantitas, Bulog juga memperketat pengawasan kualitas beras yang disalurkan ke masyarakat. Sri menjamin beras yang keluar dari gudang telah melalui seleksi ketat sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Parameter wajib antara lain kadar air maksimal 14 persen, butir patah maksimal 25 persen, dan butir hampa maksimal 2 persen.
“Kami pastikan kualitasnya bagus. Jika tidak memenuhi standar saat masuk, pasti kami tolak. Untuk perawatan di gudang, kami lakukan treatment berkala seperti penyemprotan, fumigasi untuk mencegah kutu, hingga menjaga sanitasi saluran air agar gudang tetap higienis dan bebas hama,” pungkasnya.(den/d)






