Pembentukan santri siaga bencana ini akan diawali dengan imbauan, selanjutnya apabila ada permintaan dari ponpes mengenai pembentukan santri siaga bencana dapat berkoordinasi dengan BPBD yang ada di daerahnya masing-masing.
Pembentukan santri siaga bencana ini perlu dilakukan mengingat Jabar merupakan provinsi dengan angka bencana hidrometeorlogi tertinggi di Indonesia. Bahkan, sejak awal hingga pertengahan November sudah terjadi 81 bencana yang tersebar di berbagai kota/kabupaten, di mana daerah yang paling banyak terjadi bencana adalah Kabupaten Bogor.(*)






