Setelah sekian lama, anak perempuan korban menyuruh anaknya yang bernama Gofar untuk mencari sang kakek. Pencarian korban oleh cucunya tersebut dari pukul 11.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Namun korban masih belum ditemukan.
“Nah, sekira pukul 17.00 WIB suami dari anaknya korban yang bernama Wahid atau menantu korban pulang ke rumah, setelah bekerja di kandang ayam yang berada di Kampung Ciakar, Kecamatan Purabaya.
Kemudian istrinya menjelaskan bahwa bapak tidak ada. Setelah itu, menantunya itu, menyuruh kembali anaknya yang bernama Gofar untuk mencari keberadaan korban di lokasi sawah milik Umi Acih. Sepulangnya dari sawah, Gofar menerangkan kepada Wahid bahwa kakek masih belum ditemukan,” bebernya.
Setelah itu, Wahid mencoba mencari ke kebun milik korban dengan menggunakan sepeda motor. Sesampainya di lokasi Wahid melihat korban dari kejauhan dalam keadaan posisi seperti berdiri.
Setelah itu, Wahid mencoba memanggil korban sebanyak dua kali. Namun tidak ada jawaban.
“Setelah mengetahui hal tersebut, Wahid memutuskan untuk pulang ke rumah dan langsung menceritakan kepada Ketua RT yang bernama Edi. Waktu itu, Wahid menceritakan kepada ketua RT tersebut, bahwa Wahid melihat korban atau menantu Wahid terlihat seperti gantung diri,” paparnya.






