Belasan Perahu Nelayan Tegalbuled Sukabumi Hancur, Akibat Dihantam Gelombang Tinggi

  • Whatsapp
Gelombang Tinggi
Ilustrasi Perahu Rusak Akibat Gelombang Tinggi

SUKABUMI — Belasan perahu milik nelayan Sukabumi yang bersandar di Dermaga Muara Keusikurug hancur usai diterjang gelombang tinggi pada Senin (02/08/2021). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja para pemilik perahu harus rela perahunya hancur usai dihantam gelombang.

Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri Assidiqie membenarkan kejadian tersebut, menurutnya berdasarkan data yang masuk setidaknya ada 11 perahu yang rusak akibat kejadian ini.

Bacaan Lainnya

“Ia betul, namum tidak ada korban jiwa. Hanya saja 11 perahu milik nelayan hancur usai diterjang gelombang tinggi, “jelas Okih saat dihubungi Radar Sukabumi, Senin (02/08).

Menurutnya, ke sebelas perahu itu posisi saat kejadian sedang bersandar di Dermaga Muara Keusikurug, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Para warga setempat hanya bisa melihat dan menghindar saat gelombang tinggi terjadi.

“Warga nelayan berhasil menyelamatkan diri saat gelombang datang, hanya saja para nelayan ini harus rela kehilangan perahu yang sehari-hari digunakan untuk mencari ikan di laut, “tegasnya.

Menurutnya, kejadin tersebut memang sering terjadi. Apalagi memang sebelumnya, BMKG sudah memberikan peringatan ada gelombang tinggi setinggi 6 meter di laut selatan Jawa. Untuk menghindari kejadian serupa terulang lagi, dirinya berharap para nelayan harus berhati-hati saat melaut.

“Untuk kerugian ditaksir puluhan juta, adapun untuk 11 perahu tersebut pemiliknya berbeda-beda, “tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *