Di tempat sama, salah seorang warga Kecamatan Cikembar, Ikah (35) menuturkan, dirinya datang ke ruang rawat bayi untuk melihat kondisi dan ingin mengadopsi bayi yang sebelumnya ditemukan di lobang sampah di kebun karet Jalan Pelabuhanratu itu. “Niatnya, ingin mengadopsi bayi itu buat kaka saya,” tuturnya.
Dirinya menambahkan, dirinya memiliki itikad baik untuk merawat dan membesarkan bayi tersebut. Terlebih, kakanya tidak memiliki keturunan sehingga berminat untuk memiliki anak angkat.
“Kaka saya sudah menikah sekitar 10 tahun tapi belum memiliki anak. Sehingga ingin mengadopsi bayi ini untuk menjadi anak angkatnya,”
Dirinya berharap, pemerintah terkait dan pihak kepolisian bisa mengizinkan bayi tersebut untuk diadopsinya. Ia berjanji akan merawatnya dan menganggap bayi tersebut sebagai anak kandung sendiri.
“Tentunya kami akan merawat bayi ini dengan sebaik-baiknya jika diizinkan unjuk diadopsi,” harapnya. (bam/d)





