Angin Kencang ‘Blender’ Kota Sukabumi, 60 Rumah dan Empat Mobil Rusak

  • Whatsapp
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi bersama personel BPBD saat melakukan evakuasi pohon tumbang di Jalan Kenari, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (23/9). FOTO: BAMBANG / RADAR SUKABUMI

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Sebanyak 60 rumah dan empat kendaraan roda empat di Kota Sukabumi, rusak akibat diterjang hujan disertai angin kencang (Aceng) sekira pukul 15.40 WIB, Rabu (23/9). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun, kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta sampai Rp300 juta.

Dari data yang tercatat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, pohon tumbang terjadi di Kecamata Cikole, Kecamatan Cibeureum, Kecamatan Gunung Puyuh dan Kecamatan Warudoyong. Rinciannya, Cibeureum Hilir RT 2/4, Jalan Cikole dekat Kantor BPKD Kota Sukabumi, Puri Cibeureum RT 4/9, Jalan R Syamsudin, depan RSUD Syamsudin, Jalan Siliwangi, Jalan Bhayangkara, Jalan Kenari, Jalan Pembangunan Selakaso Babakan depan Masjid At-Taubah dan Jalan RA Kosasih Kelurahan Subang Jaya.

Bacaan Lainnya

“Akibat pohon tumbang ini ada empat kendaraan yang tertimpa hingga mengalami rusak ringan dan berat. Adapun kerusakan rumah bukan diakibatkan tertimpa pohon tetapi langsung diterjang angin kencang, dan kebanyakan kerusakan di bagian atap rumahnya,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani saat disambangi Radar Sukabumi di ruang kerjanya, Rabu (23/9).

Imran menjelaskan, kerusakan 60 rumah dan sekitar 180 jiwa semuanya terjadi di Kelurahan Cisarua rinciannya, lima rumah di RW 9, tiga rumah di RW 7, dua rumah di RW 8, satu rumah dan satu warung di RW 9, satu warung di RW 10, satu rumah di RW 11, 33 rumah di RW 13, 12 rumah di RW 14, tiga rumah di RW 16 dan satu rumah di RW 19.

“Selain mengakibatkan pohon tumbang juga di Babakan Jampang Cisarua kejadian longsor. Kalau melihat data yang ada, kerusakan rumah kebanyakan terjadi di RW 11 dimana kerusakannya mencapai 33 unit rumah. Tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Menyikapi kejadian ini, BPBD Kota Sukabumi menerjunkan sebanyak 12 personel untuk melakukan evakuasi, penghitungan kerugian dan mengetahui bantuan apa saja yang dibutuhkan korban bencana alam tersebut.

“Dalam penanganan ini, kami juga berkoordinasi dengan Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Polri, TNI dan Tagana. Adapun penangananya, pohon tumbang terutama yang menghalangi akses jalan ditangani dengan dilakukan pemotongan untuk membuka akses jalan tersebut serta membersihkan puing reruntuhan,” ungkapnya.

Tidah nya itu, BPBD juga sudah memberikan bantuan berupa terpal kepada korban yang rumahnya mengalami kerusakan baik ringan, sedang maupun berat. “Kami minta warga bisa lebih waspada memasuki musim hujan ini, terutama bagi warga yang memiliki rumah dipinggir sungai maupun berdekatan dengan tebing,” imbaunya.

Menanggapi kejadian ini, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi sudah mengintruksikan jajaran camat, lurah dan BPBD Kota Sukabumi untuk mengantisipasi hal tersebut.

“Tadi langsung ketika hujan sudah diperintahkan kepada lurah dan camat untuk bersiapsiaga, termasuk BPBD. Jadi antisipasi dengan kondisi terburuk yang mungkin saja terjadi. Alhamdulilllah semuanya sigap, cepat, sehingga penanganan di beberapa ruas jalan juga cepat teratasi,” singkatnya. (bam/rs)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *