Aksi Curas Geng Motor di Sukabumi, Pelaku Terancam 9 tahun Penjara

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra didampingi Kasat Reskrim AKP Rizkha Fadhila dan Kanit Krimum Ipda Asep Suhriyat menunjukan barang bukti kejahatan yang dilakukan empat anggota berandal motor saat Pers Rilis di Mapolres Sukabumi, Senin 24/1).

SUKABUMI – Ulah berandal motor di Sukabumi seolah tak ada habisnya. Terbaru, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sukabumi membekuk empat orang anggota berandal motor pelaku pencurian dengan kekerasan di wilayah Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

Para pelaku ini mengancam korbannya dengan menggunakan senjata tajam (sajam) dan merampas handphone milik korban.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra didampingi Kasat Reskrim AKP Rizkha Fadhila dan Kanit Krimum Ipda Asep Suhriyat mengatakan, tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau perampasan itu terjadi pada Jumat (21/01/2022) sekitar pukul 20:30 WIB.

Empat orang pelaku ini melancarkan aksinya di Pangkalan Ojeg Kampung Kalapa, Desa/ Kecamatan Cikakak.

“Pelaku curas handphone ini merupakan salah satu anggota berandal motor yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Awalnya, korban dihubungi oleh salah seorang tersangka untuk datang ke lokasi kejadian, dengan maksud bertukar baju yang dimiliki korban berinisial SR seorang perempuan,” ujar Dedy kepada awak media dalam pers rilis di Mapolres Sukabumi, Senin (24/01/2022).

Saat datang ke lokasi, korban bersama temannya itu dikejar oleh kelompok pelaku yakni berinisial IR, RB, MA, dan FS ke warung sambil mengacung-ngacungkan senjata tajam, lalu membacok-bacokan sajam tersebut ke warung untuk menakuti korban.

“Setelah itu, terlapor IR mendatangi korban SR dan mengalungkan senjata tajam ke leher korban dan meminta handphone perempuan ini. Karena takut, perempuan itu menyerahkan handphone itu kepada pelaku,” bebernya.

Para pelaku ini pun dikenakan pasal 353 KUHPidana tentang curas. Ancaman hukumannya 9 tahun.

“Alhamdulillah, dari pelaporan dan sampai penangkapan hanya 1×24 jam pelaku dapat ditangkap,” tegas Dedy.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Rizkha Fadhila menambahkan, untuk motif pelaku sebetulnya karena kebetulan melihat handpone milik korban, sehingga memaksa dan mengancam korban untuk menyerahkannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.