30 Warga Purabaya Sukabumi Keracunan Nasi Kotak

Keracunan Makanan
Warga Kampung Ciroyom, Desa Pagelaran, Kecamatan Purabaya, saat menjalani perawatan tim medis usai mengalami keracunan makanan nasi kotak hajatan di Kampung Bojonglopang, Desa/Kecamatan Jampangtengah.

SUKABUMI– Lagi-lagi, kasus keracunan makanan kembali terjadi di Sukabumi. Kali ini, puluhan warga di Kampung Ciroyom, Desa Pagelaran, Kecamatan Purabaya, mengalami keracunan massal usai mengkonsumsi makanan dari hajatan di Kampung Bojonglopang, Desa/Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (09/11).

Kapolsek Jampangtengah AKP Usep Nurdin kepada Radar Sukabumi mengatakan, keracunan masal tersebut bermula saat warga setempat pada Senin (08/11) sekira pukul 18.30 WIB menghadiri acara hajatan di Kampung Bojonglopang.

Bacaan Lainnya

“Pak Entang warga Bojong Lopang Desa Jampangtengah mengadakan kegiatan acara hajatan yang akan dilaksanakan pada hari ini, Selasa 09 Nopember 2021.

Namun saudara atau kerabat dari yang punya hajat yang merupakan warga Kampung Ciroyom, Desa Pagelaran, Kecamatan Purabaya datang untuk berkunjung dan bersilaturahmi pada Senin sekira pukul 18.30 WIB.

Malam itu para kerabat dan saudaranya kembali ke kampung mereka masing-masing. Yaitu ke Kampung Ciroyom, Desa. Pagalaran, Kecamatan Purabaya,” kata Usep kepada Radar Sukabumi pada Selasa (09/11).

Sepulangnya, sambung Usep, mereka diberi makanan berupa nasi kotak oleh warga yang menyelenggarakan hajat tersebut. Saat tiba di rumah masing-masing, warga langsung menyantap makanan tersebut.

“Nah, pada tengah malam menjelang pagi harinya, banyak warga dari Kampung Ciroyom, Desa Pagelaran, Kecamatan Purabaya mengalami sakit perut dan BAB secara terus menerus dan selanjutnya mengalami sakit yang semakin parah dengan gejala lemas,” paparnya.

Setelah itu, kata Usep lagi, atas kejadian tersebut pihak aparatur pemerintahan setempat memberitahukan kejadian tersebut kepada Muspika Kecamtan Purabaya untuk penanganan lebih lanjut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *