3.600 Botol Miras Gagal Edar di Sukabumi

Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah
Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra menunjukan barang bukti narkotika dan miras hasil sitaan selama Ops Pekat Lodaya 2022 digelar.

SUKABUMI – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sukabumi berhasil mengungkap tindak pidana narkotika, penyalahgunaan obat keras terbatas, dan minuman keras selama operasi penyakit masyarakat (Pekat) Lodaya 2022.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra mengatakan, ada ribuan botol miras berbagai jenis berhasil disita jajaran Satnarkoba Polres Sukabumi, sejak Ops Pekat Lodaya 2022.

Bacaan Lainnya

“Bulan Ramadan ini, sebanyak 3.600 botol miras berbagai merek berhasil kami sita selama 10 hari gelaran sejak Ops Pekat dilakukan,” ujar Dedy kepada awak media dalam konferensi pers, di Mapolres Sukabumi, Senin (25/4).

Selain ribuan miras, anggotanya juga menyita ribuan butir obat keras terbatas dari salah seorang tersangka, dan narkotika jenis ganja dari tersangka lainnya.

“Sebanyak 768 butir obat keras terbatas jenis hexymer dan narkotika jenis ganja 30,62 gram,” paparnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Sukabumi AKP Kusmawan menambahkan, ribuan botol miras berbagai merek itu diamankan bersama tersangkanya di wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

“3.600 botol miras itu disita dari sebuah kendaraan box yang rencananya akan disebar kepada para pengecer atau pedagang-pedagang di wilayah Palabuhanratu,” ungkapanya.

Ia mengaku, sebelumnya telah melakukan pengawasan serta pengintaian selama satu minggu, dari mana barang haram tersebut diperoleh oleh pedagang di wilayah Palabuhanratu. Alhasil satu unit mobil box masuk dan berhasil diamankan.

“Kami mengintai selama satu minggu dan kebetulan ada satu box yang masuk. Minuman keras itu direncanakan penjualannya itu distok untuk hari libur lebaran di Palabuhanratu.

Kita pastikan tetap merazia tempat-tempat yang diduga masih ada peredaran, baik narkoba, maupun miras,” tandas Kusmawan.

Data yang diperoleh Radar Sukabumi selama pelaksanaan Operasi Pekat Lodaya 2022, Polres Sukabumi berhasil mengungkap 302 kasus.

Rinciannya judi 3 kasus, premanisme 263 kasus, miras 2 kasus, cabul 2 kasus, kejahatan lainnya yaitu penipuan dan penggelapan serta kejahatan lainnya sehingga total menjadi 302 kasus.

Untuk kasus pencuri 14 kasus, dimana unit reskrim polres 8 kasus, sedangkan unit polsek 6 kasus dengan total tersangka 13.

Dari 302 kasus ada 33 tersangka yang sudah kita amankan yang mana satreskrim 19 kasus polsek jajaran 11 kasus.

Kemudiam Satnarkoba Polres Sukabumi ada 3 kasus, yaitu psikotropika sebanyak 768 butir obat terlarang, narkotika jenis ganja sebanyak 30,62 gram, dan miras 3600 botol berbagai merek. (ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar