BERITA UTAMACIANJUR

22 Gembong Curanmor Ditangkap, Sering Beroperasi di Sukabumi

RADARSUKABUMI.com – Polres Cianjur berhasil menangkap gembong pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di lintas wilayah, Cianjur, Sukabumi, Lampung dan Bandung. Jumlah tersangka sebanyak 22 orang. Enam di antaranya adalah resedivis alias oarng lama yang sudah sering keluar masuk bui.

Pada press release yang dilaksanakan di Mapolres Cianjur turut dihadirkan barang bukti dari mulai kendaraan roda empat dua unit, roda dua 28 unit yang bergerak, 44 plat nomor, lima alat perusak, empat mata kunci, dua obeng, satu mesin gerinda, uang sebesar Rp2,8 juta dan satu STNK. Barang bukti tersebut dari hasil pengungkapan di 23 tempat kejadian perkara (TKP).

Modus kejahatan curanmor dilakukan menggunakan kunci leter T untuk membobol kendaraan. Selain itu, tersangka melakukan pemepetan terhadap korban lalu diambil kendaraannya. “Hari ini jajaran Polres Cianjur bekerjakeras mengungkap kejahatan curanmor dengan 22 tersangka dengan berkelompok-kelompok dari Cianjur, Lampung, Bandung dan Sukabumi,” ujar Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto.

Dari semua para tersangka, terdapat enam residivis yang menjadi pemain lama. Pihaknya pun dengan serius akan terus memberantas kasus curanmor di Kabupaten Cianjur, masyarakat yang menjadi korban untuk segera melaporkan, dan kendaraan yang berhasil diamankan bisa diambil oleh masyarakat dengan melengkapi surat-surat.

Ini sebagai bukti bahwa Polres Cianjur serius, untuk mengembalikan kendaraan kepada masyarakat dan menjaga kamtibmas di Kabupaten Cianjur. Selain tersangka kejahatan, Polres Cianjur turut menghadirkan para penadah yang membeli kendaraan hasil kejahatan.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak membeli kendaraan hasil kejahatan, karena dapat dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Sementara untuk para pelaku di jerat pasal 363 KUHP (curat) dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan pasal 365 KUHP (curas) ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Loading...

“Kita mengimbau kepada masyarakat jangan membeli dan menerima kendaraan hasil kejahatan atau hasil curian yang dapat menyusahkan kita sendiri, yang jelas akan ditindak penadah curanmor,” tegasnya.

Selain kejahatan curanmor, Polres Cianjur juga berhasil membekuk pelaku kejahatan pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM), di salah satu bank dengan jumlah uang yang dibobol yakni Rp2,8 juta.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Pemda Cianjur, Yanto Hartono memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati agar kejahatan pencurian tidak menimpa diri sendiri dan juga keluarga.

Selain itu, dirinya yakin para tersangka tidak melakukan dengan tangan kosong saja. Namun menggunakan hal-hal mistis seperti ilmu hitam. “Kita semua harus berhati-hati terhadap kejahatan seperti ini, semua hal dan saya pun yakin para pelaku rata-rata menggunakan ilmu hitam,” tuturnya.

(kim/izo/rs)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button