121 Warga Purabaya Sukabumi Keracunan Makanan Hajatan, Begini Kondisinya

  • Whatsapp
Keracunan Masal
DIRAWAT SEADANYA : Salah seorang warga Desa/Kecamatan korban keracunan masal pada saat mendapatkan perawatan dengan seadanya

SUKABUMI — Sebanyak 121 warga Desa Purabaya Kecamatan Purabaya mengalami keracunan, Minggu (05/09/2021). Berdasarkan laporan yang dihimpun Radar Sukabumi, penyebab terjadinya keracunan akibat makanan yang disantap warga dari kegiatan syukuran pernikahan pada Sabtu (04/09/2021). Hingga kini ratusan warga ini masih dirawat di Puskesmas terdekat akibat mengalami gejala mual.

Kanit Polsek Purabaya Bripka Dikdik mengatakan, awal kejadian tersebut bermula ketika salah seorang warga Endang (70) mengadakan syukuran pernikahan pada Sabtu malam sekira pukul 21.00 WIB di Kampung Pojok Desa Purabaya kecamatan Purabaya. Setelah habis selesai syukuran ratusan warga yang terdiri dari Rt 024, 025, 026 Rw 010 menyantap makanan nasi kotak yang diberikan keluarga Endang. Namun, selang beberapa lama sejumlah warga mulai merasakan mual dan sakit kepala.

Bacaan Lainnya

“Awalnya dari makanan yang disediakan warga yang syukuran, ratusan warga merasakan mual setelah menyantap makanan tersebut, “ujar Bripka Dikdik dalam pesan singkatnya.

Menurutnya, hampir warga yang menghadiri atau yang tidak datang langsung mengalami keracunan, pasalnya warga yang menghadiri syukuran rata rata membawa makanannya ke rumahnya masing-masing. “Jadi setelah makan mereka merasakan mual mual setelah beberapa jam kemudian, “tukasnya.

Bahkan, berdasarkan laporan yang diterima dirinya Banyaknya warga yang mengalami keracunan membuat puskesmas setempat kekurangan tempat tidur. Akibatnya, sebagian warga yang keracunan harus terbaring dan duduk di lantai.

“setelah mendapat informasi, kami bersama Kapolsek dan Forkopimcam, sama tim nakes puskesmas langsung mendatangi TKP, langsung mengarahkan kepada masyarakat yang terkena dampak sakit-sakit mual-mual untuk dirujuk ke puskesmas,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *