BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

1.400 Warga Kota Sukabumi Sudah Lakukan Rapid Test , 12 Jurnalis Negatif Corona

Adapun untuk data yang bisa diberikan, yakni untuk rapid test para awak media. Dimana, awak media ini merupakan orang yang beresiko lantaran menjadi garda terdepan dalam peliputan wabah corona.

“Dari 25 rapid test yang kami sediakan, baru 12 yang mengukutinya. Dan semua hasilnya negatif,” imbuhnya. Ia berharap, meski hasilnya negatif, para awak media harus terus menjaga kesehatan dengan melakukan pola hidup sehat dan memperbanyak makan vitamin.

Sementara itu, dalam rapid test kali ini, Dinkes Kota Sukabumi melakukan pengambilan sampel darah melalui metode tusukan vena (Venipuncture). Di mana, sample darah yang diambil tidak melalui jari tetapi pada pembuluh darah yang ada pada lengan.

“Sebetulnya tidak ada bedanya, mau metode vena atau tusuk jari, keduanya sama akuratnya. Adapun kelebihan vena ini, jika ada keraguan dalam menentukan status, pasien tidak usah diambil lagi darahnya,” terang Kasubag TU Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Sukabumi, Dewi Kunia. “Dan darah yang ditelitinya hanya 10 micron,” pungkasnya. (cr1/t)

Laman sebelumnya 1 2
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button