SUKABUMI – Sungguh keterlaluan, sekelompok oknum pelajar di Kota Sukabumi diduga telah sengaja memanfaatkan media sosial untuk mempublikasikan aksi kekerasannya. Salah satunya video yang sempat viral belum lama ini berjudul tarung ala gladiator.
Rekaman yang mempertontonkan aksi kekerasan sejumlah pelajar dari dua SMP berbeda di Kota Sukabumi tersebut beredar luas melalui Youtube. “Tren perkembangan teknologi dengan adanya media sosial, dimanfaatkan pelaku kekerasan sebagai alat untuk mempublikasikan,” ungkap Wakil Walikota Achmad Fahmi.
Diakuinya, saat ini permasalahan kekerasan pada remaja di wilayahnya cenderung mengalami peningkatan, terutama di kalangan pelajar. Untuk itulah, Pemda Kota Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memerangi paham radikalisme atau kekerasan remaja.
Tidak hanya itu saja, kalangan remaja juga digiring untuk menyatakan anti narkoba serta HIV/AIDS. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan sinergitas seluruh lintas sector.
“Kami mengajak khususnya masyarakat di Kota Sukabumi untuk melawan paham radikalisme, narkoba, HIV – AIDS dan kekerasan dengan cara memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan pengawasan di sekolah untuk para remaja atau anak didik,” beber Fahmi. (Tonny)





