ZURICH – Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya angkat bicara terkait polemik pencabutan hukuman terhadap penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun. Pernyataan ini muncul setelah spekulasi bahwa keputusan tersebut dipengaruhi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Keputusan FIFA membatalkan larangan bermain satu pertandingan bagi Balogun sebelumnya memicu kontroversi. Sejumlah pihak mempertanyakan independensi FIFA setelah muncul laporan bahwa Trump meminta peninjauan ulang sanksi terhadap sang pemain.
Infantino menegaskan seluruh keputusan disiplin dibuat secara independen oleh Komite Disiplin FIFA. “Independensi mereka sangat penting bagi kredibilitas dan integritas sepak bola, dan hal itu harus selalu dihormati,” ujarnya melalui akun X, Selasa (7/7).
Ia mengakui menerima telepon dari Trump, namun menekankan percakapan itu tidak memengaruhi proses hukum. “Saya menjelaskan bahwa kasus Balogun sedang diproses oleh badan peradilan FIFA yang independen sehingga keputusan akan diambil sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.






