SUKABUMI — Upaya membentengi anak-anak dari dampak negatif teknologi sekaligus menumbuhkan budaya membaca terus digencarkan di Kabupaten Sukabumi. Melalui program pelibatan masyarakat bertema Cerdas Literasi Digital, sebanyak 80 anak tingkat TK/SD dan 35 orang tua mengikuti edukasi khusus di Gedung Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi, Sabtu (06/06).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional RI wilayah Kabupaten Sukabumi, dengan dukungan kolaborasi lintas sektor antara Diarpus, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DKIP), Komunitas Sukabumi Read Aloud, Komunitas Ngobrol Manfaat, serta Wardah Kosmetik.
Ketua Tim Pembudayaan Gemar Membaca, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai pada anak.
“Orang tua wajib hadir dan mengawasi. Selain membatasi gadget, orang tua juga perlu membiasakan aktivitas membacakan buku kepada anak sebagai langkah efektif meningkatkan literasi sejak dini,” ujarnya.
Kepala Diarpus Kabupaten Sukabumi, Dadang Rustandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan dan komunitas yang terlibat. Ia berharap kolaborasi strategis ini dapat terus berlanjut demi cakupan dampak yang lebih luas.






