MANADO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan tujuh daerah di Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut) dalam status siaga tsunami pascagempa magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Kamis (2/4/2026) pukul 06.48 WITA.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, menyebut daerah siaga tsunami di Malut meliputi Ternate, Halmahera, dan Tidore. Sementara di Sulut mencakup Kota Bitung, Kabupaten Minahasa bagian selatan, Minahasa Selatan bagian selatan, serta Minahasa Utara bagian selatan.
Selain itu, sejumlah wilayah lain masuk kategori waspada potensi tsunami, yakni Kepulauan Sangihe, Minahasa Utara bagian utara, dan Bolaang Mongondow bagian selatan.
“Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Zulkifli.






