NASIONAL

Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional, Polda Jateng Siapkan Rekayasa Lokal

×

Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional, Polda Jateng Siapkan Rekayasa Lokal

Sebarkan artikel ini
Korlantas Polri menetapkan jadwal one way nasional untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026. Polda Jawa Tengah juga menyiapkan rekayasa lokal serta pos terpadu Kalikangkung untuk mengendalikan kepadatan di jalur tol maupun arteri.

JAKARTA – Rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) kembali diberlakukan dalam arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kebijakan ini mengikuti penerapan one way nasional yang dikendalikan Korlantas Polri.

Bank bjb Tandamata

Untuk arus mudik, one way nasional diterapkan dari KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 421 ruas Tol Semarang–Solo, Jawa Tengah. Jadwal dimulai Selasa, 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Sementara itu, arus balik diberlakukan dari KM 421 ruas Tol Semarang–Solo hingga KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek mulai Senin, 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB sampai Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

Selain rekayasa nasional, Polda Jawa Tengah juga menyiapkan one way lokal dari Gerbang Tol Kalikangkung menuju ruas Tol Semarang ABC–Banyumanik–Ungaran–Bawen–Salatiga hingga Boyolali. Kebijakan ini akan disesuaikan dengan hasil pemantauan kepadatan arus lalu lintas.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, menyebut arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret. Sedangkan arus balik diprediksi pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret. “Kami sudah menetapkan empat wilayah aglomerasi yang menjadi lokasi kepadatan arus lalu lintas,” ujarnya, Senin (9/3).

Empat wilayah aglomerasi tersebut meliputi:

  • Banyumas, dikendalikan Kapolresta Banyumas.
  • Wonosobo, mencakup jalur Banjarnegara–Dieng–Magelang, dikendalikan Kapolres Wonosobo.
  • Klaten, jalur menuju Yogyakarta, dikendalikan Kapolres Klaten.
  • Semarang, mencakup jalur Semarang–Ungaran serta Semarang–Demak–Jepara, dikendalikan Kapolrestabes Semarang.

Pos terpadu Kalikangkung yang dipimpin Direktur Lalu Lintas Polda Jateng akan mengoordinasikan seluruh wilayah aglomerasi tersebut agar pengendalian arus lebih efektif. “Semua jalur bukan hanya tol yang menjadi atensi kami, tetapi juga jalur arteri Pantura, Tengah, Selatan, hingga Selatan-selatan,” tambahnya.(jpnn)