NASIONAL

Bahaya Ngabuburit di Rel, Larang Aktivitas di Jalur Kereta

×

Bahaya Ngabuburit di Rel, Larang Aktivitas di Jalur Kereta

Sebarkan artikel ini
Memasuki Ramadan 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ngabuburit di sekitar rel kereta api. Jalur rel adalah area terbatas dan berbahaya, bukan ruang publik untuk berkumpul.

JAKARTA – Ramadan selalu menghadirkan tradisi ngabuburit, namun sebagian masyarakat masih memilih lokasi yang berbahaya: jalur rel kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan rel sebagai tempat berkumpul menjelang berbuka puasa.

Bank bjb Tandamata

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. “Jalur rel bukan tempat untuk beraktivitas selain kepentingan operasional perkeretaapian. Kami mengimbau masyarakat agar tidak duduk, berjalan, berfoto, maupun ngabuburit di sekitar rel demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Data menunjukkan risiko nyata. Sepanjang 2025 tercatat 168 kejadian temperan pejalan kaki di wilayah Daop 1 Jakarta. Sementara pada Januari–Februari 2026 sudah terjadi 31 kasus serupa. Angka ini menegaskan bahwa jalur rel masih menjadi titik rawan kecelakaan.