SUKABUMI – Era antrean panjang dan tumpukan berkas fisik di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi kini bergeser ke arah yang lebih ringkas. Melalui platform digital SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan RI, proses pembuatan kartu kuning (AK1) tak lagi mengharuskan warga menempuh perjalanan jauh.
Cukup melalui gawai, gerbang peluang kerja terbuka lebar. Transformasi ini merupakan implementasi nyata dari Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2024. Disnakertrans Sukabumi mengintegrasikan seluruh layanan penempatan tenaga kerja dalam satu ekosistem digital yang bisa diakses melalui laman account.kemnaker.go.id.
Pengantar Kerja Ahli Pertama Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Alpian Indra Gumilar, menegaskan efisiensi adalah target utama. “Layanan kartu kuning sekarang sudah terintegrasi. Ini bagian dari upaya pemerintah memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (13/2).
Menariknya, SIAPkerja bukan sekadar portal administratif. Di dalamnya tersedia informasi pemagangan, pelatihan peningkatan keterampilan, hingga daftar lowongan kerja skala nasional. Meski sistem digital sudah berjalan, Disnakertrans tetap mempertahankan aspek humanis dengan menyediakan asistensi langsung di kantor bagi warga yang kesulitan teknologi. “Bagi yang masih kesulitan penggunaan SIAPkerja, bisa datang ke kantor atau berkonsultasi melalui media sosial resmi kami,” tambah Alpian.
Rizwan Hasanudin (32), warga Kecamatan Kadudampit, mengaku terbantu dengan sistem ini. “Awalnya belum tahu kalau bisa online. Setelah dicoba, ternyata lebih simpel dan tidak menguras waktu,” katanya. Ia juga mengapresiasi kesigapan petugas yang tetap siap membimbing pencari kerja.






