SUKABUMI – Jalur kereta api Sukabumi-Bandung Segera Tersambung jika jalur Cipatat–Padalarang sepanjang 17 kilometer yang sudah tidak beroperasi sejak tahun 2013 segera dibenarkan. Rel yang rusak dan terbengkalai membuat sejumlah stasiun kecil seperti Tagogapu dan Cipatat sepi aktivitas.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana melakukan reaktivasi jalur tersebut untuk menghubungkan kembali lintasan Sukabumi–Cianjur–Bandung. Proyek ini diharapkan mampu membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat Bandung Barat sekaligus mengurangi beban transportasi jalan raya.
Meski rencana reaktivasi telah lama digulirkan, hingga kini proyek tersebut belum terealisasi. Salah satu kendala utama adalah kondisi topografi wilayah antara Sukabumi dan Bandung yang didominasi pegunungan serta lembah. Pembangunan rel di kawasan ini membutuhkan terowongan atau jembatan panjang yang menambah kompleksitas dan biaya.
Dari sisi sejarah, jalur kereta di masa kolonial Belanda lebih difokuskan pada rute ekonomi utama seperti Batavia–Bandung-Cirebon-Semarang-Surabaya, sementara Sukabumi hanya dijadikan cabang menuju Bogor dan Pelabuhan Ratu.
Setelah kemerdekaan, pembangunan jalur baru relatif jarang dilakukan karena pemerintah lebih banyak memprioritaskan perawatan jalur lama serta proyek besar seperti jalur ganda dan kereta cepat. Wacana integrasi jalur Sukabumi–Bandung sebagai bagian dari pengembangan jaringan Jawa Barat memang sempat muncul, namun hingga kini masih sebatas kajian.





