KABUPATEN SUKABUMI

Siswi MTsN Cikembar Diduga Jadi Korban Bullying, DP3A Sukabumi Bergerak Cepat Beri Pendampingan

×

Siswi MTsN Cikembar Diduga Jadi Korban Bullying, DP3A Sukabumi Bergerak Cepat Beri Pendampingan

Sebarkan artikel ini
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, mendampingi Wakil Bupati Sukabumi, Andreas saat berkunjung ke rumah korban bullying siswi MTsN Cikembar.

SUKABUMI – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyikapi kasus tragis yang menimpa seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kecamatan Cikembar, berinisial AK (14), yang ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami tekanan akibat bullying verbal.

Peristiwa memilukan ini menjadi pukulan bagi dunia pendidikan dan menggugah perhatian publik. Dari surat yang ditinggalkan korban, terungkap dugaan kuat bahwa perundungan verbal menjadi pemicu tekanan emosional yang dialaminya.

Bank bjb Tandamata

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan pentingnya kepekaan terhadap kondisi psikologis anak, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Kami sangat prihatin dan turut berbelasungkawa. Harapan kami, tidak ada lagi kasus bullying di sekolah-sekolah,” ujar Agus, Senin (3/11/2025).

DP3A langsung memberikan pendampingan psikologis dan hukum kepada keluarga korban, serta berkoordinasi dengan kepolisian dan lembaga perlindungan anak untuk memastikan penanganan kasus berjalan profesional dan berpihak pada korban.

Sebagai bentuk komitmen, DP3A melalui Bidang Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak (PPKA) menggencarkan sosialisasi anti-bullying ke sekolah-sekolah di berbagai wilayah. Program ini bertujuan membangun lingkungan belajar yang aman dan ramah anak.

“Candaan kasar atau ejekan yang dianggap biasa bisa berdampak fatal. Kami mengingatkan semua pihak untuk lebih peka dan segera tanggap jika melihat perubahan perilaku anak,” tegas Agus.