SUKABUMI — Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Sukabumi. Komitmen tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta.
Dalam pertemuan dengan Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch Salim Somad, Wali Kota Ayep membahas penguatan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan implementasi program digitalisasi pendidikan. “Kami ingin menjadikan Sukabumi sebagai kota percontohan dalam tata kelola pendidikan dasar. Saat ini kami sedang memperkuat pengisian Dapodik agar seluruh data sekolah valid dan sesuai kondisi lapangan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keakuratan data pendidikan menjadi fondasi penting agar kebijakan dan bantuan dari pemerintah pusat tersalurkan secara tepat. “Kami ingin seluruh sekolah, mulai dari kondisi bangunan, akreditasi, hingga jumlah siswa, tercatat dengan benar. Masih ada sekitar 19 sekolah yang membutuhkan perhatian khusus. Target kami, pada 2026 seluruh sekolah di Sukabumi sudah terintegrasi dalam sistem digital nasional,” tambahnya.
Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch Salim Somad, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kota Sukabumi. “Jarang ada kepala daerah yang datang langsung membahas teknis Dapodik dan kondisi riil sekolah. Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap mutu pendidikan,” tuturnya.






