KABUPATEN SUKABUMI

 Tiga Ruang Kelas Ambruk di Gunungguruh, Kemenag Sukabumi Angkat Bicara

×

 Tiga Ruang Kelas Ambruk di Gunungguruh, Kemenag Sukabumi Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini
FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI AMBRUK : Salah seorang guru MD Nurul Hikmah di Kampung Ciburial, RT 58/RW 11, Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, saat menunjukan lokasi atap sekolah yang ambruk, akibat lapuk.
AMBRUK : Salah seorang guru MD Nurul Hikmah di Kampung Ciburial, RT 58/RW 11, Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, saat menunjukan lokasi atap sekolah yang ambruk, akibat lapuk.(FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi akhirnya angkat bicara terkait ambruknya bagian samping tiga ruang kelas di Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Nurul Hikmah, yang berlokasi di Kampung Ciburial, RT 58/RW 11, Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh.

Peristiwa ini terjadi saat kegiatan belajar-mengajar tengah libur, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, dampak kerusakan fisik menyebabkan aktivitas pendidikan terhenti total.

Bank bjb Tandamata

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kabupaten Sukabumi, Henda, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut.

“Kami turut berduka atas musibah yang menimpa MDT Nurul Hikmah. Meski tak ada korban, madrasah ini sangat penting bagi masyarakat sekitar,” ujar Henda kepada Radar Sukabumi, Jumat (11/7).

Henda menjelaskan bahwa meskipun MDT tergolong pendidikan nonformal berbasis masyarakat, pihaknya akan tetap menyampaikan laporan ke Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat sebagai bentuk perhatian dan koordinasi resmi.

“Belum ada skema anggaran khusus dari negara untuk sarana madrasah diniyah nonformal. Tapi kalau ada upaya perbaikan dari pihak madrasah atau forum MDT, kami siap membantu secara administratif,” tegasnya.