PENDIDIKAN

Dispusipda Tingkatkan SDM Pengelola Perpustakaan

×

Dispusipda Tingkatkan SDM Pengelola Perpustakaan

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Kota Sukabumi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Perpustakaan Pengelolaan Perpustakaan di lingkungan SMP/MTs se-Kota Sukabumi di Taman Sari Hotel and Resort, Kota Sukabumi, Selasa (8/5).

Kepala Dispusipda Kota Sukabumi Nicke Siti Rahayu mengatakan, bimtek bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengelola perpustakaan sesuai standar perpustakaan.

Bank bjb Tandamata

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari bimtek sebelumnya, kalau kemarin itu kita materinya tentang pengolahan perpustakaan sedangkan sekarang lebih ke pengelolaannya, ” ujarnya kepada Radar Sukabumi.

Dikatakan Nicke kegiatan bimtek ini diikuti oleh para peserta pengurus perpustakaan dari SMP/MTs, taman bacaan, rumah ibadah, pondok pesantren dan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI).

“Di hari pertama dihadiri oleh peserta SMP dan MTs, selanjutnya peserta dari rumah ibadah dan pesantren dan begitu untuk selanjutnya dilakukan secara bertahap,” ucapnya yang juga menjabat sebagai Ketua STH Pasundan Sukabumi.

Menurutnya, acara ini sebagai salah satu upaya Dispusipda untuk meningkatkan minat baca di lingkungan masyarakat terutama di sekolah-sekolah. Sebab, perpustakaan merupakan jantungnya pendidikan, sehingga peran perpustakaan di lingkungan sekolah perlu ditingkatkan lagi.

Untuk meningkatkan minat baca tersebut, menurut Nicke, perlu adanya pelatihan pengelolaan perpustakaan salah satunya bimtek ini.
“Sekolah, pesantren, rumah ibadah dan taman bacaan menjadi salah satu upaya kita untuk meningkatkan baca di kalangan masyarakat,”ucapnya.

Bahkan hingga 2018 ini ada 51 kelompok binaan Dispusipda yang dibina. “Ke-51 komunitas tersebut seperti pondok pesantren, rumah ibadah dan taman bacaan,”terangnya.

Adanya pengelolaan perpustakaan di pondok pesantren, rumah ibadah dan taman bacaan ini berdampak pada peningkatan minat baca masyarakat.

Menurutnya minat baca di kalangan masyarakat dan pelajar, menjadi lebih meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bahkan baru-baru ini, sudah ada 12 proposal dari komunitas untuk mengajukan taman bacaan di lingkungan mereka.

“Untuk menjadi binaan kita, harus ada pengajuan proposal baru nanti kita bantu mulai dari bantuan penyediaan buku-bukunya juga,”pungkasnya.

 

(wdy)