KOTA SUKABUMI

PWI Kota Sukabumi Gembleng Pengetahuan Mahasiswa STMIK Al-Fath Soal Jurnalistik

×

PWI Kota Sukabumi Gembleng Pengetahuan Mahasiswa STMIK Al-Fath Soal Jurnalistik

Sebarkan artikel ini
PWI Kota Sukabumi Jurnalistik
PWI Kota Sukabumi, menggelar workshop jurnalistik dan literasi digital di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Al-Fath.

SUKABUMI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi, menggelar workshop jurnalistik dan literasi digital di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Al-Fath.

Ketua PWI Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani Saptari mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan pemahaman tentang dunia jurnalistik kepada mahasiswa. “Jurnalistik itu bukan sekadar menulis berita, namun menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat,” kata Ikbal kepada wartawan, belum lama ini.

Bank bjb Tandamata

Apalagi di era digital dan media sosial, setiap orang dapat dengan mudah menerima ataupun menyampaikan informasi. Namun untuk produk jurnalis, tidak bisa serta merta menyampaikan informasi begitu saja. “Bagi wartawan itu tidak hanya sekadar menyebarkan berita saja. Tetapi harus mengumpulkan, mengolah, dan menyebarkan informasi dari sumber yang benar dan kompeten,” ucapnya.

Apalagi bagi wartawan, dalam bertugas terdapat aturan yang harus dipatuhi. Hal itu seperti Undang-undang Pers nomor 40 tahun 1999 hingga Kode Etik Jurnalistik. “Dalam setiap aktivitas yang kami lakukan untuk kejurnalistikan, harus mematuhi kode etik. Selain itu, tugas kami pun dilindungi undang-undang,” ungkapnya.

Sebab itu, kegiatan ini sangatlah penting untuk diketahi sehingga mahasiswa bisa memahami dan dapat membedakan tugas serta produk jurnalistik dan media sosial. “Kegiatan ini pun bisa menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit wartawan muda,” terangnya.

Ketua STMIK Al Fath, Rudi Ripandi menambahkan, workshop yang dilaksanakan PWI dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) ini, merupakan suatu hal yang penting. Terutama dalam memberikan bumper bagi mahasiswa dalam menyebarkan informasi. “Mahasiswa bisa diberikan pemahaman agar tidak langsung membagikan informasi tanpa ada kejelasan atau info yang didapat. Jadi haris saring dulu sebelum dishare,” bebernya.

Selain itu, legiatan ini juga bisa menjadi wawasan dan ilmu pengetahuan baru bagi mahasiswa, termasuk menarik minat bakat mahasiswa dalam dunia jurnalistik. “Semoga mahasiswa bisa memahami dari semua materi yang disampaikan para narsumber dari PWI Kota Sukabumi,” pungkasnya. (Bam)