KOTA SUKABUMI

Polres Sukabumi Kota Siapkan Ribuan Pos Pengamanan Ops Ketupat Lodaya 2025 

×

Polres Sukabumi Kota Siapkan Ribuan Pos Pengamanan Ops Ketupat Lodaya 2025 

Sebarkan artikel ini
APEL: Polres Sukabumi Kota, menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di kawasan terminal Tipe A Kota Sukabumi, Kamis (20/3).(FT: IST)
APEL: Polres Sukabumi Kota, menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di kawasan terminal Tipe A Kota Sukabumi, Kamis (20/3).(FT: IST)

SUKABUMI – Polres Sukabumi Kota, menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di kawasan terminal Tipe A Kota Sukabumi, Kamis (20/3).

Apel ini dipimpin langsung Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, didampingi Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki dan Pasiops Kodim 0607 Kota Sukabumi, Kapten Inf Darkina dengan diikuti ratusan personel gabungan dari Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Kota Sukabumi, serta berbagai instansi terkait dan organisasi kemasyarakatan lainnya. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H,” ungkap Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi kepada wartawan, Kamis (20/3). 

Bank bjb Tandamata

Rita menerangkan, Operasi Ketupat Lodaya 2025 rencananya berlangsung selama 17 hari, mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 dengan fokus utama pengamanan arus mudik yang diprediksi terjadi pada 28 hingga 30 Maret dan arus balik pada 5 sampai 7 April mendatang. “Jadi pagi ini kami sudah melaksanakan kegiatan pergelaran pasukan yang dimulai dengan kegiatan apel,” ucapnya. 

Menurutnya, dalam kegiatan ini bakal melibatkan 164.298 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga kesehatan, serta berbagai instansi lainnya. “Selain itu, 2.835 pos pengamanan dan pelayanan telah disiapkan di berbagai titik diantaranya, 1.738 Pos Pengamanan, 788 Pos Pelayanan, dan 309 Pos Terpadu,” ujarnya.

Selain pengamanan, Polres Sukabumi Kota juga mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi. Pemeriksaan ini mencakup tensi darah, kolesterol, asam urat, serta pemeriksaan lanjutan menggunakan Elektrokardiografi (EKG) jika diperlukan. Petugas juga melakukan ramp check kendaraan untuk memastikan kelayakan operasional armada angkutan. “Setelah melaksanakan pemeriksaan kesehatan, jika ditemukan indikasi yang perlu ditindaklanjuti, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan EKG dan tindakan lainnya,” bebernya.