Bencana Alam KabKABUPATEN SUKABUMI

Bencana Sukabumi, Sehati Bangun 119 Huntara

×

Bencana Sukabumi, Sehati Bangun 119 Huntara

Sebarkan artikel ini
Sehati Bangun 119 Huntara

SUKABUMI- Bencana banjir, longsor, dan pergerakan tanah yang terjadi pada 4 Desemeber 2024 lalu, masih menyisakan kepiluan bagi warga masyarakat yang terdampak dibeberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Perbaikan infrastruktur pun terus dilakukan pemerintah daerah beserta para relawan kemanusiaan, seperti salah satunya dilakukan Yayasan Sehati Gerak Bersama dengan misi program yang diembannya.

Bank bjb Tandamata

Sehati Gerak Bersama sendiri merupakan lembaga local yang berada di Sukabumi yang sejak hari pertama kejadian bencana hingga saat ini masih terus melaksanakan program sosial kemanusiaan. Di mana saat ini sedang dilaksanakan program recovery berupa Pipanisasi, pembangunan jembatan darurat, renovasi musholla, pengadaan sumur borr dan pembangunan hunian sementara (Huntara ).

Founder Sehati Gerak Bersama, Andri Kurniawan mengatakan, berkaca kepada pengalaman di Kabupaten Sukabumi tentang penanganan bencana, maka Sehati bersama lembaga-lembaga lain berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat korban bencana. Sehingga memulihkan kembali kondisi masyarakat kepada situasi semula.

“Untuk itu kami (Sehati) bersama lembaga-lembaga lain masih melakukan program untuk mengembalikan kondisi masyarakat dengan menjalankan sejumlah program, mulai dari pipanisasi hingga pembangunan Huntara,” ujar Andri kepada Radar Sukabumi, Senin (17/3).

Diakui dia, hampir semua program sudah dijalankan dan sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh para penyintas bencana, khususnya Program Hunian Sementara. ” Pada Ramadan ini korban bencana bisa mendapatkan hunian yang layak atau tidak tinggal di tenda pengungsian,” akunya.

Diungkapkannya, sampai hari ini Sehati sedang membangun 119 Unit Huntara dan 88 Unit sudah dihuni leh masyarakat. Adapun pembangunan huntara tersebar dibeberapa daerah diantara ya, di Kecamatan Pabuaran sebanyak 34 Unit, Kecamatan Kalibunder 32 Unit, Kecamatan Cibitung enam Unit, Kecamatan Lengkong 30 Unit, dan Kecamatan Jampang Tengah sebanyak 16 Unit hunian tetap serta satu Huntara.

“Kami berharap, dengan dibangunnya Huntara ini dapat memberikan dampak baik Kepada masyarakat dan kami sangat berharap adanya Upaya Pemerintah dalam Penyelesaian program pasca bencana, karena sampai hari ini banyak warga Masyarakat yang menghubungi relawan untuk meminta bantuan Hunian,” harapnya.

Bahkan sambung Andri, dari Informasi yang didapatkan dari masyarakat dan juga Kepala Desa serta Camat, masih banyak warga masyarakat yang mengungsi di rumah-rumah warga atau tetangga lainnya. “Sehati Gerak Bersama sampai hari ini masih membuka Donasi baik untuk perorangan ataupun Lembaga untuk Bersama-sama menyelesaikan program penuntasan pasca encana,” pungkasnya. (why)