KABUPATEN SUKABUMI

Puluhan Siswa SMAN 1 Simpenan Sukabumi Tak Bisa Ikuti PSAJ Akibat Bencana

×

Puluhan Siswa SMAN 1 Simpenan Sukabumi Tak Bisa Ikuti PSAJ Akibat Bencana

Sebarkan artikel ini
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Lima Faudiamar
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Lima Faudiamar

SUKABUMI – Bencana alam yang melanda belasan kecamatan di Kabupaten Sukabumi mengakibatkan dampak luas, tidak hanya pada infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga pada aktivitas pendidikan. Salah satu yang terdampak adalah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Simpenan, dimana Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) terancam diundur.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Lima Faudiamar, mengatakan, bahwa kondisi sekolah di SMPN 1 Simpenan itu, dalam keadaan baik. Namun, banyak siswa yang terdampak akibat banjir bandang dan longsor, terutama mereka yang berasal dari Babakan Wareng, Babakan Cisarua, Kampung Cinangka, Kampung Cijati, dan Desa Cidadap.

Bank bjb Tandamata

“Sebanyak 50 persen siswa SMAN 1 Simpenan berada di zona bencana. Data sementara menunjukkan ada 83 siswa kelas 12 yang tidak bisa mengikuti PSAJ, karena akses ke daerah mereka terputus atau rumah mereka hanyut akibat bencana,” kata Lima pada Selasa (11/03).

Ia menegaskan, bahwa keselamatan siswa adalah prioritas utama. Sebab itu, bagi siswa yang tidak dapat hadir ke sekolah, PSAJ akan dijadwalkan ulang sesuai situasi. Pelaksanaan ujian dapat dilakukan secara daring atau hybrid bagi mereka yang tidak bisa hadir secara langsung.

“Kami tidak ingin memaksakan mereka untuk mengikuti PSAJ dalam kondisi seperti ini. Yang terpenting adalah memastikan keselamatan mereka terlebih dahulu,” paparnya.