BERITA UTAMA

Dibalik Pembangunan Alun–alun Gadobangkong Hanya 4 Bulan, Gagal Lelang Dua kali, Rusak Dihajar Alam

×

Dibalik Pembangunan Alun–alun Gadobangkong Hanya 4 Bulan, Gagal Lelang Dua kali, Rusak Dihajar Alam

Sebarkan artikel ini
Kondisi alun alun gadobangkong Palabuhanratu, kabupaten Sukabumi rusak. (FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)
Kondisi alun alun gadobangkong Palabuhanratu, kabupaten Sukabumi rusak. (FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)

SUKABUMIPembangunan Alun-Alun Gadobangkong Palabuhanratu sebelumya memang Ditarget 126 Hari Selesai atau 4 bulan 6 hari dinilai seperti proyek Roro Jonggrang. Oleh-oleh khas Sukabumi

Proyek yang menelan anggaran APBD Provinsi Jawa barat Rp15,6 Milyar tersebut merupakan proyek yang bisa dikatakan terbilang singkat. Menanggapi hal tersebut Ketua Lembaga Analisa dan Transparansi Anggaran (LATAS) Feri Permana, menilai proyek yang bersumber anggaran dari anggaran 2023 dari Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat berpotensi bermasalah itu benar-benar terjadi.

Bank bjb Tandamata

“Kan informasinya Proyek itu 2 kali gagal lelang, jadi pertanyaan. Kemudian dibangun dengan target waktu yang mepet. PT Lingkar Persada KSO CV Adhi Makmur bisa melaksanakan tugasnya dan sekarang rusak, maka ini patut kita awasi, “jelas Feri beberapa waktu lalu.

Menurutnya, proyek kerja kebut-kebutan seperti proyek Roro Jonggrang berpotensi asal jadi. Pasalnya, tentu dengan anggaran yang tidak sedikit proyek tersebut harus sesuai dengan ketentuan.

“Kan harus jelas, kalau hanya menggugurkan proyek Ridwan Kamil (Gubernur Sebelumnya) tetapi tidak ada dampak bagi masyarakat secara langsung harus jadi perhatian juga. Kami pasti mendukung, jika pembangunan tersebut untuk kepentingan masyarakat, “jelasnya.

Sebelumnya Anggota DPRD Jawa Barat Abdul Muiz juga meminta pelaksana proyek untuk menambahkan jumlah pekerja, jam lembur dan supervisi dari pengawas serta kolaborasi semua pihak agar tetap kondusif dan didukung oleh semua pihak.

“Karena kalau sampai tidak tuntas sampai batas waktunya, bisa kena pinalti dan denda. Oleh Karena itu semua harus bertanggung jawab untuk kesuksesan proyek alun-alun Gadobangkong yang memiliki nilai historis bagi pergerakan emokomi, pusat pengepulan hasil bumi dan perkebunan, “jelasnya.

Ditempat terpisah sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar Indra Maha menegaskan replika penyu raksasa di Alun – Alun Gadobangkong, Kabupaten Sukabumi biaya pembangunannya bukan Rp15,6 miliar seperti yang ramai di publik.