DPRD JABAR

Reses di Baros, Lina Ruslinawati Dibanjiri Aspirasi Warga, Salah Satunya Inginkan SMA/SMK Negeri

×

Reses di Baros, Lina Ruslinawati Dibanjiri Aspirasi Warga, Salah Satunya Inginkan SMA/SMK Negeri

Sebarkan artikel ini
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra, Dra. Hj. Lina Ruslinawati, kembali melaksanakan Reses ke II Tahun Sidang 2024-2025 pada Kamis (06/03/2025).
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra, Dra. Hj. Lina Ruslinawati, kembali melaksanakan Reses ke II Tahun Sidang 2024-2025 pada Kamis (06/03/2025).

SUKABUMI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra, Dra. Hj. Lina Ruslinawati, kembali melaksanakan Reses ke II Tahun Sidang 2024-2025 pada Kamis (06/03/2025). Reses kali ini digelar di Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.

Dalam reses tersebut, Lina Ruslinawati menerima banyak aspirasi dari masyarakat setempat. Masyarakat menginginkan adanya Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri di Kecamatan Baros. Selain itu, mereka juga menyampaikan permohonan penghapusan sistem zonasi sekolah serta pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) untuk mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

Bank bjb Tandamata

Kepala Desa Sudajaya Hilir mengajukan pertanyaan mengenai pengajuan pembangunan SMA Negeri. Hasil Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) menunjukkan bahwa Kecamatan Baros sepakat untuk mengajukan pembangunan SMA karena tidak ada SMA negeri di wilayah tersebut. Selain itu, di Jalan Baros RW 03, jembatan merah sering mengalami banjir, terutama saat hujan deras, mengingat jaraknya yang hanya 150 meter dari drainase utama.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Lina Ruslinawati menyatakan bahwa ia akan menyerap semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dan membawa mereka ke Sidang DPRD Jawa Barat untuk disampaikan. “Saya mendengar dan memahami kebutuhan masyarakat Kecamatan Baros. Aspirasi ini akan saya bawa ke sidang di DPRD Jawa Barat untuk mendapatkan perhatian dan tindak lanjut yang sesuai,” ujar Lina.

Lina juga menjelaskan pentingnya keberadaan SMA atau SMK negeri di Kecamatan Baros untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut. Selain itu, penghapusan sistem zonasi sekolah diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih adil bagi semua siswa untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Terkait masalah banjir di Jalan Baros RW 03, Lina berjanji akan memperjuangkan pembangunan TPT untuk mengurangi risiko banjir. Ia menekankan bahwa pemerintah perlu segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut.

Acara reses ini menjadi momen penting bagi masyarakat Kecamatan Baros untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka secara langsung kepada wakil rakyat. Diharapkan, dengan adanya reses ini, hubungan antara warga dan wakil rakyat semakin erat, serta aspirasi warga dapat terwujud dengan baik.(adv)