SIMPENAN – Satu unit rumah warga di kampung Babakan RT 014, RW 10, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi alami rusak pada bagian dindingnya.
Berdasarkan informasi didapat, peristiwa ambruknya dinding rumah warga milik H. Asep (52) terjadi Sabtu, (18/1/2025) tengah malam atau sekitar pukul 00.45 Wib.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan Simpenan Dandi Sulaeman mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan dan keterangan saksi saksi dilapangan, jebolnya dinding rumah H. Asep pada bagian dapurnya diduga dampak dari adanya getaran gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 4,3 pada pukul : 00:44 WIB Lok :7.28 LS, 106.49 BT atau 33 Barat Daya Kabupaten Sukabumi Jawa barat kedalaman 38 Km.
“Iya pada bagian dapurnya mengalami jebol, akibat getaran gempa bumi di tambah curah hujan tinggi, ditambah kontur bangunan labil,” ujar Dandi.
Lanjut Dandi, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, hanya saja pemilik rumah mengalami kerugian materil, akibat dinding pada bagian dapur ambruk mengalami rusak berat.
“Dengan luas dinding yang ambruk tinggi 2, 5 meter dan lebar sekitar 3 meter, rumah dihuni satu keluarga dengan tiga jiwa,” jelasnya.
Sebagai upaya penanganan sementara, tegas Dandi, telah berkoordinasi bersama perangkat desa, kecamatan, babinsa, bhabinkantibmas, Satpol pp guna melakukan pengecekan dan pendataan.
“Warga juga dihimbau agar tetap waspada dengan kondisi saat ini musim hujan masih terus berlangsung dan berpotensi rawan terjadi tanah longsor,” paparnya.
“Saat ini kebutuhan mendesak, terpal, bahan material dan sembako, serta sebagain puing puing bangunan mulai dibersihkan oleh masyarakat sekitar secara gotong royong dengan alat seadanya,” tandasnya. (Ndi)






