PALABUHANRATU – Satpol PP Kabupaten Sukabumi memiliki program Senin Tertib dalam menciptakan Tibumtransmas (Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat) dilingkungam fasilitas umum.
Program yang di sosialisasikan pertama kali di area alun alun laut Gadobangkong jalan Kidang Kencana, Kelurahan/ kecamatan Palabuhanratu belum lama ini menurut kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi Ahmad Riyadi sudah sesuai perutukannya sebagai daya dukung, sinergitas pengelolaan dan untuk kenyaman semua pihak, baik pengunjung maupun element terkait lainnya.
“Jadi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, meningkatkan kegiatan trantibumas, salah satunya di kawasan fasilitas umum fasilitas wisata dan lainnya,” ujar Ahmad Riyadi saat diwawancara. Minggu, (12/1/2025).
Nantinya, Ahmad Riyadi menegaskan, kawasan fasilitas umum dan fasilitas wisata yang sudah terpasang papan himbauannya akan secara rutin dilakukan pengamanannya oleh personel satpol PP setiap hari, hal itu agar lebih efektif terciptannya Tibumtranmas.
“Di alun alun laut Gadobangkong kita sudah pasang plangnya, kalau dulu kan pasangnya pakai banner, pakai spanduk beberapa kali pada hilang,” jelasnya
“Sekarang kita sudah pasang plang status itu, di alun alun laut Gadobangkong ada tiga kita pasang artinya himbauan kepada masyarakat, pengunjung maupun para pedagang di sana,” imbuhnya.
Masih kata Ahmad Riyadi, terkait sosialisasi Senin Tertib sebenarnya sudah beberapa bulan lalu dilakukan secara persuasif dan juga lisan melalui para personel Satpol PP kepada masyarakat pengunjung.
“Nah hari ini sudah mulai pengumuman yang lebih statis, nanti kita akan lebih tegas lagi kita lakukan senin tertib. Jadi setiap Senin kita lakukan operasi untuk penertiban jika di lapangam ada pelanggaran, seperti barang barang warung yang ditinggal ataupun dititipkan pemiliknya di area fasilitas umum tadi,” paparnya.
Ahmad Riyadi mencontohkan dulu alun alun laut Gadongakong pasca diserah terimakan dari pemprov ke pemda kabupaten terdapat pedagang yang berjualan bukan pada tempatnya, saat ini sudah mulai rapih dan sudah berkurang.
“Tapi kalau bersih belum bisa, kita akan tingkatkan intensitas pengamanannya, Ini milik masyarakat Palabuhanratu jadi harus di jaga sama sama. Kalau mau berdagang boleh, tapi kita tempatkan di tempat yang sudah di tetapkan,” tandasnya. (Ndi)






