SAGARANTEN – PMI Kota Sukabumi turut terkibat dalam operasi tanggap darurat bencana alam di Kabupaten Sukabumi. Hal ini sesuai koordinasi yang terjalin dengan PMI Kabupaten Sukabumi.
Dalam operasi TDB ini, PMI Kota Sukabumi mengerahkan 14 orang personel ke lokasi, tepatnya di Kecamatan Sagaranten. Para personel bersalam relawan gabungan lainnya dan warga setempat melakukan aksi gotong royong membersihkan lumpur dari rumah ke rumah di Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi
“Alhamdulillah, kami dapat hadir membantu saudara kita di Kabupaten Sukabumi dengan mengerahkan personel untuk evakuasi dan operasi tanggap darurat bencana,” kata Ketua PMI Kota Sukabumi, drh. Suranto Sumowiryo kepada Radar Sukabumi, Minggu (8/12).
Selain itu, kata Suranto lagi, relawan PMI juga melakukan operasi penyemprotan disinfektan ke sejumlah lokasi terdampak banjir di sekitar lokasi Kecamatan Sagaranten Penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan untuk mencegah timbulnya potensi bibit penyakit pascabencana banjir.
“Penyemprotan ini adalah upaya antisipasi penyebaran penyakit di wilayah yang sebelumnya tergenang air dan lumpuran serta material sampah yang terbawa banjir agar bibit penyakit yang dapat mengancam kesehatan lingkungan bisa dicegah,” jelas Suranto.
Dalam melakukan penyemprotan disinfektan tersebut personel Relawan yang ditugaskan diberikan peralatan sepreyer dan cairan disinfektan sangat efektif dan reaksinya cepat untuk membunuh mikroorganisme seperti bakteri dan jamur.
Aksi ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi risiko penyakit yang kemungkinan terjadi dan dampak pascabanjir seperti penyebaran penyakit antara lain diare, leptospirosis, demam berdarah dengue (DBD) dan lain-lain. (izo)




