KOTA SUKABUMI

PMI Kota Sukabumi Gelar Kajian Risiko Dampak Bencana Gempa Bumi di Cikundul

×

PMI Kota Sukabumi Gelar Kajian Risiko Dampak Bencana Gempa Bumi di Cikundul

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi melaksanakan kegiatan Penguatan Penilaian Kapasitas dan Kerentanan (Enhanced Vulnerability Capacity Assessment) serta Pemetaan Risiko (Risk Mapping) di Masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mendukung Program kesiapsiagaan gempa bumi di Kota Sukabumi

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Program Kesiapsiagaan Gempa Bumi yang didukung oleh Palang Merah Amerika (Amcross) dan USAID, yang saat ini dipusatkan di wilayah intervensi program di Kelurahan Cikundul dan Kelurahan Baros,” kata Pengurus PMI Kota Sukabumi Fawzi Ahmad saat pembukaan acara kegiatan di Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jumat (7/12).

Bank bjb Tandamata

Fawzi mengatakan, proses Kegiatan kajian risiko dan pemetaan risiko ini memakan waktu cukup lama selama lima hari dengan memberikan pembekalan kepada Relawan SIBAT materi dasar pengetahuan materi Participatory Rural Appraisal (PRA) atau metode pendekatan efektif dalam menggali dan mengkaji informasi berdasarkan pemikiran dan sudut pandang masyarakat sendiri sebagai langkah awal dalam upaya mitigasi pengurangan risiko bencana di wilayah rawan.

Dalam pendekatan metode ini, akan menitik beratkan pada partipasi masyarakat dalam mengikuti proses kajian dan diskusi, serta peran aktif mereka secara partisipatif.

“Relawan Sibat akan diajarkan secara partisipatif mengenal kondisi lingkungannya masing masing terutama dalam menilai potensi risiko, ancaman, kerentanan dan kapasitas di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Teguh Wibowo, Senior Program Officer Palang Merah Amerika (AMRC) yang ikut mendampingi kegiatan ini mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini sangat penting dilakukan dalam rangkaian program kesiapsiagaan gempa bumi ini. Relawan SIBAT ini akan melakukan kajian partisipatif dengan menggunakan alat bantu pengumpulan data di masyarakat dan juga merupakan bagian dari pengelolaan risiko dari bahaya Gempabumi yang ada di wilayah Kelurahan Cikundul.

Dinar selaku manajer program PMI Kota Sukabumi menambahkan dokumen kajian risiko yang disajikan nantinya akan dimanfaatkan untuk menentukan mitigasi yang tepat dan sebagai perencanaan pembangunan Kelurahan yang berwawasan Pengurangan risiko bencana.

“Dalam pelaksaannya dilakukan secara partisipatip dengan menggali informasi dari berbagai keterwakilan di masyarakat dengan output dari kegiatan ini menghasilkan sebuah dokumen kajian risiko gempa bumi dan peta risiko di wilayah program,”pungkas Dinar. (izo)