SIMPENAN – Hujan deras yang menghuyur kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi sertai angin kencang mengakibatkan terjadinya bencana alam tanah longsor menimpa rumah warga dan banjir di sejumlah lokasi.
Berdasarkan informasi didapat dari P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan) Simpenan Dandi Sulaeman, tiga bencana alam dampak hujan deras dan cuaca ekstrim tersebut yakni tebing setinggi 25 meter dengan lebar 7 meter longsor di Desa Mekarasih hingga menutup akses ruas jalan kabupaten Bagbagan – Mekarasih.
Tidak hanya itu, kata Dandi banjir akibat luapan sungai terjadi di Kampung Citamiang, Desa Cidadap mengakibatkan ruas jalan nasional Bagbagan – Kiaradua sempat terjadinya arus lalu lintas di jalur sabuk geopark tersebut.
“Alhamdulillah dari tiga kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, dampak dari kejadian itu warga gotong rotong membersihkan material longsor di mekarasih dibantu alat berat, dan penanganan banjir juga telah usai tadi,” ujar Dandi. Minggu, (24/11/2024).
Untuk kejadian di lokasi ketiga, lanjut Dandi tebing setinggi 20 meter, dengan lebar 10 meter dan panjang longsoran sekitar 6 meter di kampung Cisaat desa Sangrwayang mengakibatkan tiga rumah warga terdampak dengan tertimba material longsor pada bagian depan rumah.
“Tiga rumah yang terdampak ini mengalami rusak berat pada bagian depannya tertimpa material longsoran, dan juga menutup akses jalan desa, aktivitas warga sempat terganggu,” jelasnya.
Hingga saat ini, kata Dandi lagi tim gabungan dari jajaran desa setempat masing masing, jajaran forkompimcam yang dipimpin langsung camat serta masyarakat sebagian masih melakukan penanganan pembersihan material baik reruntuhan bangunan ataupun material longsor yang menutup akses jalan.
“Tadi juga pak Camat, Danramil, kapolsek dan unsur terkait lainnya melakuan pengecekan dan evakuasi guna memastikan keselamatan warga dan sebagai upaya penanganan selanjutnya,” bebernya.
“Warga juga dihimbau saat ini cuaca cukup ekstrim hujan deras disertai angin kencang, harus tetap waspada dan berhati hati, warga yang terkena dampak diminta mengungsi sementara,” tandasnya. (Ndi)






